Sedikit Nasihat dari Para Sahabat Nabi Tentang Agama itu Dalil, Bukan Akal

Dari Umar bin Khathab bahwa dia berkata, “Hati-hatilah terhadap orang-orang yang selalu mengedepankan rasionya. Sesungguhnya mereka adalah musuh-musuh sunnah. Engkau memperdengarkan kepada mereka berbagai hadits agar mereka memeliharanya, mereka malah menggunakan rasio. Sehingga mereka sesat dan menyesatkan.” [Al-Lalika’i: I/123, Al-Faqih Wal Mutafaqqih karya Al-Baghdadi: I/180 dan Ibnu Abdil Barr dalam Al-Jami’: hal. 476.]

Ali bin Abi Thalib berkata, “Seandainya agama ini berdasarkan rasio, niscaya bagian bawah khuf (sepatu yang menutupi kedua mata kaki) lebih utama untuk diusap dibanding bagian atasnya.” [Dikeluarkan oleh Abu Daud: I/114 [hadits no. 162]. Ibnu Hajar berkata dalam At-Talkhish Al-Habir [717], “Sanadnya shahih.”]

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Sesungguhnya kalian akan mendapati orang-orang yang mengira diri mereka menyeru kalian menuju Kitabullah (Al-Qur’an) padahal mereka telah membuangnya di belakang mereka. Berpeganglah kepada ilmu dan jangan kalian membuat bid’ah (perkara-perkara yang diada-adakan dalam urusan agama). Jangan kalian menambah-nambah. Jangan kalian terlalu berlebihan. Berpeganglah kepada ajaran yang murni. [Dikeluarkan oleh Ad-Darimi [I/66] dan Al-Lalika’i (108), 1/197.]

Dikutip dari “Buku Putih Dakwah Salafiyah” buah karya Ustadz Zaenal Abidin bin Syamsudin hafizhahulloh, hal. 155.

This entry was posted in Islam and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s