Kisah Tentang ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi Radhiyallohu ‘anhu

Khalifah ‘Umar bin al Khaththab berkata :

Sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Ibnu Hudzafah.

Inilah salah satu contoh keteguhan dalam Islam. Telah berhasil membebaskan banyak tawanan, tanpa harus tunduk dan merendahkan Islam di depan musuh, tetapi justru kian nampak kemuliannya. Bagaimana kisahnya, sehingga ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi radhiyallohu ‘anhu menyatakan harapannya memiliki nyawa sebanyak tarikan nafasnya? Kisah ini di angkat dari Siyar A’lamin Nubala, Adz Dzahabi, 2/14, 15.

Khalifah ‘Umar bin al Khaththab mengutus pasukan ke romawi. Dalam peperangan tersebut, pasukan romawi berhasil menawan sejumlah pasukan kaum Muslimin. Salah satunya adalah ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi, dan kemudian mereka (pasukan romawi) menghadapkannya kepada raja.

Mereka berkata, “Ini salah satu sahabat Muhammad.” Kemudian sang raja memerintahkan kepada bawahannya untuk menyiksanya, namun ‘Abdullah tetap bertahan dan sabar. Selanjutnya ia disekap pada sebuah bangunan, dengan diberi minuman keras dan daging babi. Tetapi, selama tiga hari beliau tidak menyentuhnya, walaupun selama itu harus menahan perut kosong.

Mereka (kaum romawi) melaporkan kepada raja : “Lehernya sudah tidak berdaya, bila tidak dikeluarkan ia akan mati.” Maka sang raja pun memerintahkan untuk membebaskan ‘Abdullah dari tempat penyekapan tersebut. Kemudian terjadilah dialog berikut :

Sang raja bertanya, “Apa yang menghalangimu untuk makan dan minum dari yang telah kami sediakan?”

‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi menjawab, “Sebenarnya, kondisi darurat telah menghalalkannya bagiku. Namun, aku tidak ingin engkau menertawakan Islam (gara-gara tindakanku).”

Sang raja bertanya, “Apakah engkau mau untuk masuk nashrani dengan imbalan separuh kerajaanku menjadi milikmu?”

‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi menjawab, “Andai engkau memberiku seluruh kerajaan yang engkau miliki dan seluruh kerajaan Arab, aku tidak akan meninggalkan agama Muhammad sejengkal pun.”

Kemudian sang raja berkata, “Kalau begitu, aku akan membunuhmu!”

‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi menjawab, “Lakukan saja!”

Kemudian sang raja segera memerintahkan untuk menghabisi ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi dengan cara di pancangkan pada tiang salib. Sang raja berkata kepada para pemanah : “Panahlah ke arah dekat badannya (dulu),” sembari menawarkan kenikmatan duniawi (iming-iming) kepadanya. Namun ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi tetap menampiknya. Lalu tiba-tiba beliau (‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi) menangis. Kemudian hal ini dilaporkan kepada sang raja, hingga raja romawi itu menganggap sahabat Rasululloh ini mulai ketakutan.

Sang raja pun segera memerintahkan kepada para pengawalnya : “Bawa ia kemari,” lalu bertanyalah sang raja kepada ‘Abdullah : “Apa yang membuatmu menangis?”

‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi menjawab, “(Aku hanya punya) satu nyawa, dibidik (sekali) dan akan melayang. Tadi aku berharap memiliki nyawa sebanyak tarikan nafasku ini untuk dilemparkan ke kobaran api di jalan Alloh.”

Sang raja pun berkata kepadanya : “Maukah engkau mencium kepalaku? dan nanti, aku akan membebaskanmu.”

‘Abdullah menimpali : “Bagaimana jika engkau bebaskan juga seluruh tawanan?”

Sang raja berkata (menyanggupinya) : “Baiklah!”

Maka ‘Abdullah pun mencium kepala raja romawi tersebut dan berhasil membawa seluruh pasukan yang ditawan, kembali ke hadapan Khalifah ‘Umar bin al Khaththab. Maka ‘Umar berkata : “Sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Ibnu Hudzafah. Dan aku yang mengawalinya,” beliau pun segera mencium kepala Ibnu Hudzafah.

Sumber : Majalah As Sunnah Edisi Khusus (7-8)/Tahun X/1427H/2006M

This entry was posted in Islam and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Kisah Tentang ‘Abdullah bin Hudzafah as Sahmi Radhiyallohu ‘anhu

  1. Kisah ini ngingetin saya sama trik Amr bin Ash saat menjadi utusan untuk Romawi di Mesir. d(^.^)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s