Seniman Politik

Badut-badut politik

Bersandiwara di panggung rakyat

Berteriak dan memekik

Sumpah serakah yang kau ucap dahulu

Kini hanya harapan bisu

Apakah selamanya politik berteman keserakahan?

Apakah selamanya politik berbalut kebohongan?

Badut-badut politik

Bersandiwara mengenakan batik

Menusuk dan mencekik

Hukumkah yang kalian perjualbelikan?

Undang-undangkah yang kalian perdagangkan?

Apakah selamanya keadilan bagi yang memiliki uang dan kekuasaan?

Apakah selamanya kesejahteraan bagi yang memiliki pangkat dan jabatan?

Badut-badut politik

Bertahta pesona, merangkul suara

Badut-badut politik

Sebenarnya apa yang kalian perjuangkan?

Politik? Kekuasaan? atau Rakyat?

7 Rabiul Awwal 1431 Hijriyah

This entry was posted in my notes and tagged , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Seniman Politik

  1. Urutannya :
    Kekuasaan
    Kekuasaan
    Kekuasaan
    (ulangi 1000x)
    ….
    Partai
    Famili
    ….
    Rakyat (Urutan paling terakhir. Kebagian kalau masih diinget dan kalau masih ada sisa)
    Huff!
    Let’s hope for those who being a good politician.

  2. dida says:

    pusing kalau bicara politik T-T

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s