Memanfaatkan Fitur HotSpot pada Smartphone untuk Wireless Peer-to-Peer File Sharing

Bismillah, berawal dari keingintahuan saya karena beberapa waktu yang lalu sempat terpikir bagaimana caranya untuk berbagi, bertukar file (file sharing) jika (misalkan) dalam suatu keadaan ada dua orang yang akan saling berbagi, bertukar file yang ada di laptop atau komputernya sementara dalam keadaan tersebut mereka tidak membawa flash disk, kabel ethernet (crossover), dan juga terbatas dalam akses internet? Mungkin keadaan tersebut terlihat terlalu lebay berlebihan, namun dibalik itu semua saya hanya berusaha memposisikan diri dalam keadaan yang sangat memprihatinkan terbatas, dan juga berusaha memanfaatkan apa yang ada dengan semaksimal mungkin, Yes!

peer-to-peer

Baiklah, anggaplah ada dua orang dengan dua laptop, satu smartphone karena laptop dan smartphone saat ini sedang jadi teman akrab, laptop untuk mengerjakan tugas, browsing dan lain-lain, smartphone untuk wifi HotSpot-nya, namun sayangnya ketika mereka akan berbagi dan bertukar file, mereka lupa membawa teman lamanya laptop yaitu flash disk, lantas bagaimana? Mau upload ke email, cloud drive, file server mereka terbatas pada kuota internet karena file size-nya cukup besar. Jika menemukan keadaan tersebut, selama masih ada smartphone dengan fitur HotSpot kalian masih aman teman, karena hari ini 3 Syawwal 1435 H (30 Juli 2014) saya mencoba memanfaatkan fitur HotSpot pada smartphone Android sebagai jembatan untuk melakukan wireless peer-to-peer file sharing dan berhasil walaupun koneksi data ke internet saya turn-off.

Screenshot_2014-07-30-17-06-36

 

IMG_20140730_120507

Saya kan menjelaskan secara garis besar. Awalnya koneksi data ke internet harus dinyalakan agar terbaca di Wireless Network Connection pada kedua laptop. Kedua laptop tersebut harus turn-on file sharing, kedua laptop tersebut harus dalam satu workgroup atau homegroup, lalu restart, setelah itu lihat pada masing-masing Network pada laptop apakah sudah dapat melihat share folder-nya, biasanya selebihnya hanya setting-an pada masing-masing folder saja, masalah permission. Kita tetap dapat melakukan transfer file, menerima file selama masih dalam satu workgroup, homegroup, dan fitur HotSpot masih diaktifkan walau koneksi data ke internet sengaja dimatikan (seperti gambar diatas). Lumayan dapat menghemat kuota internet kan? Dalam istilah network cara diatas disebut Wireless Peer-to-Peer File Sharing, Peer-to-Peer Networking. Googling saja jika kalian ingin mengetahui lebih banyak.

Catatan: cara peer-to-peer file sharing diatas saya coba pada Laptop dengan OS Windows 7, jika kalian mencoba untuk OS yang lain mungkin akan terdapat beberapa perbedaan namun tidak akan keluar dari konsep peer-to-peer, yang berbeda mungkin hanya pada setting-an file sharing dan permission tiap OS.

This entry was posted in computer science, my notes, Networking, Teknologi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s